Senin, 17 November 2014

Kecambah

biji-biji sawi berkecambah pagi hari
menancap akar tumbuhkan dedaunan
tangkai sebatang lembut mengukir angin
melaju berkendara waktu menuju matahari
dua helai daun tengadah berdoa

pada yang menumbuhkan jadilah berkah
pada yang memelihara jadilah anugerah
pada semua jadilah ayat-ayat alam
rahasia kasih sayang Sang Maha Pencipta

Pekalongan, 11 Juli 2014
Ribut Achwandi

Tentang Sehelai Daun

ia tumbuh
dalam waktu
pun gugurnya
menjadi waktu
menyatu dalam
putaran
pagi menuju senja
siang kepada malam
menumbuhkan
yang tumbuh
dalam waktu

Pekalongan, 5 Juli 2014
Ribut Achwandi

Selasa, 05 Agustus 2014

Doa Sebutir Biji Anggur

sebutir biji anggur tunduk berdoa
di antara celah tanah rekah
duduk sembunyi di atas batu-batu sunyi
akar-akar lemahnya bergerak
merambat kelok bagai pita nada
nada doa yang tak tersuara
lengkingnya adalah curam
menghunjam kedalaman
menuju pada inti bumi

sementara,
dahan hijau mudanya yang lemah
mengangkasa dengan pikulan
bakal daun, sulur dan bunga
harapan-harapan kehidupan
menumbuhkan buah segar
menyimpan butir-butir biji
bakal kehidupan baru
kelak

atau setidaknya, ia pernah ada
jika kehendak menginginkan
tiada berlaku kehidupan baru
baginya doa adalah rambatan akar
yang bermesra dengan tanah

Pekalongan, 2 Agustus 2014
Ribut Achwandi

Sebiji Jengkol dan Tikus

jengkol tak pernah membenci tikus
tetapi tikus tak suka jengkol
jengkol tak pernah memusuhi tikus
tetapi tikus selalu menjauh
dan aku rupanya tak suka
aroma sisa buangan jengkol
lewat saluran kencing
apakah aku seekor tikus pula
bisa jadi, bahkan lebih tikus
dari seekor tikus

karena siapa saja
bisa menjadi

Pekalongan, 6 Agustus 2014
Ribut Achwandi